Sabtu, 23 Januari 2016

Senjaku tak pernah berganti di setiap harinya
Kadang tak terarah dengan seiring datangnya petuah - petuah
Aku yang melihatmu disini seperti debu pasir di tanah durjana lara
Mengikatkatkan simpul - simpul pradugaku sambil terengah - engah dalam pasrah
Dan sebait kata Rindu menutup semua diatas segalanya
Aku terdiam dan tak pernah berputus asa 

Jumat, 22 Januari 2016

Didiriku adalah apa yang menjadi kehendak ku
Didiriku pula aku yang rentan ini sering lupa untuk menoleh, lupa untuk berkedip, lupa untuk menghela nafas, lupa akan samping kiri kananku, lupa untuk memberi tebar senyum terhadap sesama ku, dan lupa atas segala hal - hal kecil disekitarku. Menjadi budak atas kesombongan angkuhnya diriku adalah kesalahan, ulurkan tanganmu, rangkul kembali aku, peluk dan sambutlah aku layaknya saudara mu seperti sedia kala. Aku adalah Kamu dan Kamu adalah Kita semua, Manusia dengan segala hal atas Pribadinya.

Pagi Ini Tanpa Koma

Tibaku pagi ini hanya ingin menyapamu
Tapi hanya anganku saja yang mampu
Perihal dirimu yang tak rindu
Aku sadar, itu bukan hal yang semu

*
Doaku pagi ini adalah alasanku
Tentang dirimu, tentang ruang rindu itu
Tentang apa saja dibenaku
Kugantungkan harapku, hingga sang waktu benar tau